DPPK UNY Terima Kunjungan Benchmarking Universitas Airlangga, Bahas Strategi Penguatan Inovasi dan Uji Kompetensi Non-Mahasiswa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Yogyakarta, 20 Oktober 2026 — Direktorat Pendidikan Profesi dan Kompetensi (DPPK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menerima kunjungan benchmarking dari Pusat Inovasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran (PIPTP) Universitas Airlangga (Unair), Selasa (20/10/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPPK UNY mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. 
Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi kedua perguruan tinggi untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat jejaring kelembagaan, serta mengeksplorasi peluang kerja sama dalam pengembangan pendidikan, kompetensi, dan inovasi pembelajaran.
Rombongan PIPTP Universitas Airlangga dipimpin oleh Dr. Wisnu Wibowo, S.E., M.Si. selaku Ketua PIPTP, didampingi Sekretaris PIPTP Yuni Sari Amalia, S.S., M.A., Ph.D., serta sejumlah koordinator bidang dan staf PIPTP. Rombongan juga terdiri atas Noven Suprayogi, S.E., M.Si. Ak.; Dr. Nilam Andalia Kurniasari, S.H., LL.M.; Drs. Eto Wuryanto, DEA; Denik Safitri, SM; Akhmadi, S.Kom.; dan Hari Basuki, S.Sos. 


Dari pihak UNY, penerimaan kunjungan melibatkan jajaran DPPK yang dipimpin Prof. Dr. Guntur, M.Pd. selaku Direktur DPPK, bersama Dr. Sukarno, M.Hum.; Dr. Minta Harsana, M.Sc. selaku Kepala Unit Kompetensi dan Pelatihan; Tofan Susanto, M.Pd.; Dr. Doni Dwi Hartanto, M.Pd.; Dr. Willy Ihsan Rizkyanto, M.Pd.; serta sejumlah pejabat dan staf DPPK. 
Bahas Pengembangan Kompetensi hingga Strategi Uji Kompetensi Non-Mahasiswa
Agenda benchmarking diarahkan pada studi banding dan diskusi kerja sama, khususnya terkait pengembangan kerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), strategi peningkatan pendapatan, serta pengembangan uji kompetensi bagi non-mahasiswa. 


Topik tersebut menjadi penting seiring semakin kuatnya tuntutan perguruan tinggi untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga menghadirkan layanan pengembangan kompetensi yang dapat menjangkau masyarakat, profesional, dan berbagai pemangku kepentingan di luar mahasiswa.
Melalui pertemuan ini, UNY dan Universitas Airlangga diharapkan dapat mengidentifikasi praktik-praktik baik yang dapat dikembangkan bersama, khususnya dalam inovasi pendidikan dan teknologi pembelajaran, pengembangan kapasitas, sertifikasi, pengembangan kompetensi profesi, serta layanan uji kompetensi.
Membangun Sinergi Perguruan Tinggi
Kunjungan benchmarking ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antarpusat/unit strategis perguruan tinggi dalam merespons perubahan kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Pertukaran pengalaman antara DPPK UNY dan PIPTP Unair diharapkan tidak berhenti pada kegiatan benchmarking, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.


Dengan semangat berbagi praktik baik dan memperluas jejaring, UNY dan Universitas Airlangga berkomitmen membangun ekosistem pendidikan dan kompetensi yang semakin adaptif, inovatif, serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
Benchmarking bukan sekadar belajar dari institusi lain, tetapi menjadi langkah untuk menemukan ruang kolaborasi dan menciptakan inovasi bersama. (Minta Harsana)