UNY Raih Hibah Uji Kompetensi untuk 60 Mahasiswa Vokasi melalui Program Sertifikasi Kompetensi dan Profesi Tahun Anggaran 2026

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Yogyakarta – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas lulusan pendidikan vokasi melalui Program Sertifikasi Kompetensi dan Profesi Mahasiswa Vokasi Tahun Anggaran 2026. Pada tahun 2026, UNY mendapatkan pendanaan hibah uji kompetensi untuk 60 mahasiswa, yang dilaksanakan melalui dua skema sertifikasi, yaitu Programmer dan Kepala Bengkel.
Kegiatan uji kompetensi dilaksanakan pada 19 - 21 Agustus 2026 dan terbagi dalam dua paket kegiatan sesuai dengan bidang kompetensi yang diujikan. Pelaksanaan kegiatan bertempat di dua Tempat Uji Kompetensi (TUK), yaitu TUK Informatika Kampus UNY Wates, Kulon Progo, untuk skema Programmer dan TUK Otomotif Kampus UNY Wates, Kulon Progo, untuk skema Kepala Bengkel.


Hibah Sertifikasi untuk 60 Mahasiswa
Program hibah ini memberikan kesempatan kepada 60 mahasiswa vokasi UNY untuk mengikuti proses sertifikasi kompetensi. Dari jumlah tersebut, 30 mahasiswa mengikuti skema Programmer, sedangkan 30 mahasiswa mengikuti skema Kepala Bengkel.
Pemberian hibah uji kompetensi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap mahasiswa agar memperoleh pengakuan kompetensi yang sesuai dengan bidang keahliannya. Melalui proses asesmen, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan yang telah diperoleh selama mengikuti pembelajaran dan praktik di perguruan tinggi.
Pada skema Programmer, peserta mengikuti asesmen yang berkaitan dengan kompetensi di bidang pemrograman dan pengembangan perangkat lunak. Sementara itu, peserta skema Kepala Bengkel mengikuti asesmen yang berkaitan dengan kemampuan pengelolaan dan pelaksanaan pekerjaan pada bidang otomotif sesuai dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan.
Memperkuat Link and Match dengan Dunia Kerja
Pelaksanaan sertifikasi kompetensi merupakan salah satu strategi penting dalam memperkuat pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Sertifikasi memberikan bukti pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki mahasiswa sehingga dapat menjadi nilai tambah ketika mereka memasuki dunia kerja.
Program ini juga mendukung upaya UNY dalam mewujudkan link and match antara pendidikan tinggi vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan melalui proses pembelajaran, tetapi juga diberikan kesempatan untuk memperoleh pengakuan kompetensi melalui mekanisme sertifikasi profesi.
Dengan adanya sertifikat kompetensi, mahasiswa diharapkan memiliki kepercayaan diri yang lebih baik serta kesiapan untuk menghadapi tuntutan dan persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.


Mendorong Lulusan yang Kompeten dan Berdaya Saing
Program Sertifikasi Kompetensi dan Profesi Mahasiswa Vokasi Tahun Anggaran 2026 merupakan bagian dari komitmen UNY untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, adaptif, dan berdaya saing. Dukungan hibah untuk 60 mahasiswa menjadi langkah strategis dalam memperluas akses mahasiswa terhadap sertifikasi kompetensi yang relevan dengan bidang keahlian mereka.
Melalui kegiatan ini, sertifikasi tidak sekadar menjadi proses asesmen, tetapi juga menjadi jembatan antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata dunia kerja. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensinya secara berkelanjutan dan memiliki kesiapan yang lebih kuat untuk berkarier maupun mengembangkan usaha sesuai bidang keahliannya.
Ke depan, program serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan memperluas cakupan skema sertifikasi dan jumlah mahasiswa penerima manfaat. Dengan demikian, semakin banyak lulusan vokasi UNY yang memiliki kompetensi teruji dan tersertifikasi, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia kerja, industri, masyarakat, dan pembangunan nasional